Kamis, 29 Mei 2008

Jakarta 1996

Dengan perjuangan kita dilahirkan. Di dalam gerak tangis kita mulai membuka mata. Di dalam bedungan ibu kita menggerakkan badan melepaskan ikatan bedung. Lepas dari asuhan ibu, kita merangkak, kita ansur tegak dan kita jatuh, lalu kita tegak lagi dan jatuh lagi. Kemudian tegak terus untuk pergi berjuang ke medan permainan, lalu ke medan hidup, lalu ke perjuangan dalam batin kita sendiri, menegakkan yang baik dan melawan yang buruk. 1996 kita bertemu dalam 1000 ragam jiwa yang berbeda, namun mempunyai kesamaan tekad, hati dan tujuan.

Bagai lantunan sonata, dentang-dentang bersambung cepat, riuh, mendendangkan sebuah lantunan bunyi. Kemudian sepi ……Tapi masih berlanjut untuk lantunan bunyi yang tersimpan, manusia masih merekamnya, tanpa harus mengingatnya kembali. Kalaupun dunia adalah gelaran dentang sonata dengan koma, maka sejenak dunia akan berpikir tentang dirinya, sehingga sejarah tak perlu berulang kembali. Namun, dunia ini seperti tanpa koma, seperti rangkaian peristiwa yang terus berulang seperti sebuah otak besar yang digerakan untuk berpikir begitulah rangkaian kisah dan cerita suka duka kita selama 1464 hari dalam kebersamaan yang menyatukan kita dalam ikatan batin, saling asih, saling asuh, dalam sebuah keluarga yang hangat sampai kapan pun…..

32 sewindu sudah kita terpisah…

Sebuah nostalgia yang lalu, tidak mudah untuk dilupakan, dan masih tersimpan erat-erat didalam

sebuah potret wajah kita bersama.

Rindu akan celotehmu sobat….

Kangen keluh kesah mu kawan…

Kapan tawa ini kan terurai lepas ….

2010 dalam 32 After One Decade

by ria....ak32